LeSEHan-Newsnetwork Ponorogo, Juni 2024 – Sebuah pertemuan intensif yang berlangsung selama tiga hari (10-12 Juni 2024) di Joglo Manis Resto, Ponorogo, berhasil memperkuat pentingnya keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam bidang penelitian dan pengambilan keputusan. Acara ini dihadiri oleh tim peneliti, termasuk Prof. Rahmanta Setiahadi dan Prof. Liliana Baskoro, serta sejumlah peserta lain dari tim pendukung.
Kegiatan ini berfokus pada penulisan modul, analisis data, serta penyusunan laporan naratif yang dapat menjadi dasar bagi modul pelatihan di masa depan. Diskusi berlangsung selama tiga hari dengan agenda utama membahas pentingnya analisis data primer dan sekunder yang telah dikumpulkan dari lokasi penelitian di Banyuwangi dan Trenggalek.
Salah satu hasil penting dari diskusi adalah penekanan pada studi terkait Gender Equality and Social Inclusion (GESI) yang semakin relevan di Indonesia. Hasil analisis ini nantinya akan digunakan kembali dalam pengembangan metodologi penelitian ke depan. Selain itu, para peserta juga menyusun draf modul awal dan berita yang akan diunggah di situs web Lesehan, memperluas jangkauan temuan-temuan penting dari kegiatan ini.
"Keterlibatan perempuan bukan hanya diperlukan, tetapi esensial dalam setiap aktivitas penelitian. Pengalaman ini memperlihatkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam proses pengambilan keputusan, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada keberhasilan program-program yang lebih inklusif," kata Prof. Rahmanta dalam sesi presentasinya.