Lokakarya Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Marjinal melalui Modul Peningkatan Kapasitas Inklusif

Lokakarya Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Marjinal melalui Modul Peningkatan Kapasitas Inklusif

2024-10-07
Berita

LeSEHan-Newsnetwork, Ponorogo, Juli 2024 – Sebuah lokakarya selama tiga hari yang sukses diadakan pada 18-20 Juli 2024 di Work n' Play Resto, berfokus pada pengembangan modul peningkatan kapasitas inklusif untuk perempuan dan kelompok marjinal dalam konteks Tata Kelola Hutan dan Lahan (FLG). Lokakarya ini dipimpin oleh para peneliti ternama, termasuk Prof. Rahmanta Setiahadi dan Prof. Liliana Baskoro, bersama tim pendukung mereka.
Tujuan utama dari lokakarya ini adalah merumuskan tiga modul kunci:

  • Modul 1: Berbagi pemahaman tentang FLG dan konsep keadilan ekologi.
  • Modul 2: Menangani permasalahan lokal dan menawarkan solusi alternatif.
  • Modul 3: Advokasi inklusif untuk pemberdayaan komunitas marjinal.
Setiap modul dirancang untuk membekali fasilitator dengan pengetahuan dan alat untuk terlibat secara efektif dengan komunitas mereka. Selama tiga hari, para peserta berbagi wawasan tentang pengembangan modul, mendiskusikan tantangan lokal, dan menyusun kerangka kerja untuk aksi di masa depan.
Pentingnya keadilan ekologi dan inklusi kelompok marjinal dalam pengambilan keputusan ditekankan sepanjang sesi. Inisiatif ini diharapkan dapat memberdayakan tokoh lokal untuk memperjuangkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sebagai hasil dari kerja sama ini, tiga modul final berhasil disusun, yang akan menjadi panduan bagi para fasilitator dalam mempromosikan tanggung jawab sosial dan ekologi. "Modul-modul ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat memahami potensi dan tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam," jelas Prof. Rahmanta Setiahadi.